Cloud computing merupakan klasifikasi layanan dan infrastruktur berbasis awan yang berkembang pesat seiring transformasi digital perusahaan. Terdapat berbagai jenis cloud computing yang menawarkan skalabilitas, efisiensi, serta fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan sumber daya digital.

Mari simak di bawah ini penjelasan mengenai jenis-jenis cloud computing!

8 Jenis Cloud Computing dan Tips Memilihnya

Jenis-Jenis Cloud Computing Berdasarkan Vendor

Cloud computing berdasarkan vendor dibedakan berdasarkan model penyediaan dan kepemilikan infrastruktur. Hal ini mencakup bagaimana sumber daya komputasi dibagikan dan dikelola, serta siapa yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pengoperasiannya. Simak di bawah ini:

1. Public Cloud

Public cloud merupakan layanan komputasi awan yang disediakan oleh pihak ketiga dan dapat digunakan oleh berbagai organisasi melalui internet.

Keunggulan:

  • Biaya awal yang rendah karena tidak perlu investasi infrastruktur sendiri.
  • Skalabilitas tinggi, sesuai kebutuhan penggunaan.
  • Pemeliharaan dikelola sepenuhnya oleh penyedia layanan.
  • Cocok untuk perusahaan kecil dan menengah yang membutuhkan fleksibilitas dan efisiensi biaya.

Baca Juga: Mengenal Keamanan Cloud Computing: Strategi Melindungi Data dengan Efektif

2. Private Cloud

Private cloud adalah infrastruktur cloud yang digunakan secara eksklusif oleh satu organisasi, baik di-host di pusat data internal atau dikelola oleh pihak ketiga.

Keunggulan:

  • Kontrol penuh terhadap keamanan dan konfigurasi sistem.
  • Kesesuaian tinggi dengan regulasi dan kebutuhan internal.
  • Performa lebih stabil karena tidak berbagi sumber daya dengan pihak lain.
  • Cocok untuk perusahaan dengan kebutuhan privasi dan compliance yang tinggi.

3. Hybrid Cloud

Hybrid cloud menggabungkan public cloud dan private cloud untuk memaksimalkan fleksibilitas dan efisiensi operasional.

Keunggulan:

  • Integrasi optimal antara data yang perlu dijaga privasinya dan data yang bisa diakses secara luas.
  • Mendukung workload dinamis dengan biaya yang terkontrol.
  • Kemampuan failover dan backup yang lebih fleksibel.
  • Cocok untuk perusahaan skala besar dengan beban kerja variatif.

4. Community Cloud

Community cloud merupakan infrastruktur cloud yang dibagi oleh beberapa organisasi dengan kepentingan atau kebutuhan yang sama, seperti lembaga pendidikan atau instansi pemerintah.

Keunggulan:

  • Biaya dibagi antar organisasi pengguna.
  • Meningkatkan kolaborasi dan standar antar anggota komunitas.
  • Lebih efisien untuk proyek bersama atau sistem informasi lintas lembaga.
  • Cocok untuk sektor publik, institusi pendidikan, atau asosiasi bisnis.

Baca Juga: 10 Manfaat Cloud Computing bagi Perusahaan Anda!

Jenis-Jenis Cloud Computing Berdasarkan Layanan

Selain berdasarkan vendor, jenis cloud computing juga dikategorikan berdasarkan bentuk layanan yang ditawarkan kepada pengguna. Hal ini dikenal sebagai model layanan cloud: IaaS, PaaS, SaaS, dan FaaS. Berikut penjelasannya:

1. Infrastructure as a Service (IaaS)

IaaS menyediakan infrastruktur IT virtual seperti server, storage, dan jaringan melalui internet.

Keunggulan:

  • Memberikan kontrol penuh atas sistem operasi dan aplikasi.
  • Dapat diukur sesuai kebutuhan proyek atau pertumbuhan data.
  • Hemat biaya karena tidak perlu membeli hardware fisik.
  • Cocok untuk pengembang, perusahaan IT, atau startup teknologi.

2. Platform as a Service (PaaS)

PaaS menyediakan platform lengkap untuk mengembangkan, menjalankan, dan mengelola aplikasi tanpa memikirkan infrastruktur dasar.

Keunggulan:

  • Mempercepat proses pengembangan aplikasi.
  • Sudah mencakup middleware, database, dan tools developer.
  • Skalabilitas tinggi dan mendukung kolaborasi tim pengembang.
  • Cocok untuk software house dan tim developer aplikasi internal.

3. Software as a Service (SaaS)

SaaS menyediakan aplikasi siap pakai melalui browser atau perangkat lunak tanpa instalasi lokal.

Keunggulan:

  • Pengguna hanya memerlukan akses internet dan akun.
  • Tidak perlu memikirkan update atau pemeliharaan aplikasi.
  • Biaya langganan terjangkau dan fleksibel.
  • Cocok untuk aplikasi email, kolaborasi, manajemen proyek, dan ERP.

4. Function as a Service (FaaS)

FaaS merupakan model komputasi berbasis fungsi di mana kode dijalankan secara otomatis sebagai respons terhadap peristiwa tertentu.

Keunggulan:

  • Tidak perlu mengelola server, cukup fokus pada logika bisnis.
  • Skalabilitas otomatis berdasarkan permintaan.
  • Biaya berdasarkan eksekusi fungsi, bukan kapasitas server tetap.
  • Cocok untuk aplikasi berbasis event seperti notifikasi, pemrosesan data, atau analitik real-time.

Apa Contoh Penerapan Cloud Computing dalam Perusahaan?

Cloud computing dapat diterapkan dalam berbagai bentuk tergantung kebutuhan dan struktur organisasi. Berikut ini beberapa contoh penerapannya:

  • Penyimpanan dan backup data di cloud untuk mencegah kehilangan informasi.
  • Penggunaan aplikasi SaaS seperti Google Workspace, Microsoft 365, atau Salesforce.
  • Deployment website dan aplikasi mobile melalui IaaS atau PaaS.
  • Kolaborasi jarak jauh menggunakan layanan berbasis cloud seperti Zoom atau Slack.
  • Pemantauan keamanan jaringan dan performa sistem secara real-time.
  • Manajemen database perusahaan di cloud untuk mendukung skala besar.
  • Pemanfaatan analitik dan machine learning melalui layanan cloud.

Baca Juga: 8 Manfaat Data Center bagi Perusahaan Modern

Tips Memilih Layanan Cloud Computing untuk Perusahaan Anda

Berikut ini beberapa tips untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat:

1. Pahami Kebutuhan Operasional Perusahaan

Identifikasi aplikasi, data, dan sistem yang akan dipindahkan ke cloud. Pastikan Anda tahu seberapa pentingnya uptime, latensi, dan keamanan terhadap sistem tersebut.

2. Evaluasi Model Cloud yang Sesuai

Tentukan apakah perusahaan Anda lebih cocok dengan public, private, hybrid, atau community cloud. Setiap model memiliki kelebihan dan keterbatasannya.

3. Pertimbangkan Skalabilitas dan Fleksibilitas

Pastikan penyedia layanan dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan perusahaan Anda ke depan. Layanan yang scalable memudahkan Anda menyesuaikan kapasitas tanpa migrasi ulang.

4. Periksa Fitur Keamanan dan Privasi

Keamanan data harus menjadi prioritas. Pastikan penyedia memiliki standar enkripsi, kontrol akses, monitoring, dan sertifikasi keamanan yang sesuai.

5. Hitung Total Biaya Secara Menyeluruh

Jangan hanya melihat harga langganan bulanan. Pertimbangkan biaya tambahan seperti bandwidth, penyimpanan, dukungan teknis, dan biaya migrasi awal.

6. Tinjau Kemudahan Pengelolaan

Layanan cloud harus mudah digunakan, dikelola, dan diintegrasikan dengan sistem internal Anda. Dashboard yang user-friendly sangat membantu efisiensi kerja tim IT.

7. Pastikan Dukungan Teknis yang Responsif

Pilih penyedia layanan yang memberikan dukungan teknis 24/7, baik melalui live chat, email, maupun nomor kontak. Respon cepat sangat penting saat terjadi gangguan atau kendala teknis.

Cloud computing telah menjadi fondasi penting bagi transformasi digital di berbagai sektor. Dengan memahami jenis cloud computing baik berdasarkan vendor maupun layanan, Anda dapat memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan strategi bisnis Anda.

Jika Anda mencari platform cloud yang efisien, aman, dan mudah dikelola, solusi dari Sangfor dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan perusahaan Anda.

Solusi Cloud Computing yang Terintegrasi dan Terpercaya dari Sangfor!

Sangfor menyediakan Layanan Cloud Computing yang dirancang untuk mengurangi kompleksitas dalam membangun dan mengelola pusat data modern.

Dengan arsitektur yang terstandarisasi, berorientasi proses, dan otomatis, Sangfor membantu perusahaan Anda menghemat waktu dan menghindari masalah teknis yang kompleks.

Keunggulan Sangfor Cloud:

  • Menghemat waktu dan mencegah masalah yang tidak diinginkan.
  • Mudah digunakan dan fleksibel
  • Aman dan dapat diandalkan

Kontak Tim Sangfor sekarang juga untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi kebutuhan cloud computing perusahaan Anda!

Search

Related Articles

Cloud and Infrastructure

Why Sangfor HCI is the Strategic VMware Alternative for Education Sector?

Date : 15 Jan 2026
Read Now
Cloud and Infrastructure

Daftar Kompetitor dan Alternatif VMware

Date : 19 Jan 2026
Read Now
Cloud and Infrastructure

VMware Alternatives Guide 2026

Date : 14 Jan 2026
Read Now

See Other Product

SIER
EasyConnect
aStor
More Advanced VDI Features
Sangfor Application Delivery (AD) Product Series
VMware Replacement