Ringkas artikel blog ini dengan AI:
Industri manufaktur berada pada titik balik yang kritis. Seiring dengan pabrik-pabrik yang mengadopsi Industry 4.0, IoT, dan otomatisasi cerdas, infrastruktur IT yang mendasarinya harus setangguh dan seefisien lini produksi yang didukungnya. Namun, banyak pemimpin IT di sektor manufaktur menghadapi hambatan baru: volatilitas pasar virtualisasi.
Dengan terjadinya akuisisi VMware oleh Broadcom, para perusahaan-perusahaan manufaktur tengah berjuang mengatasi kenaikan biaya lisensi, struktur dukungan yang tidak pasti, serta kompleksitas dalam mengelola arsitektur 3-tier tradisional. Pertanyaannya bukan lagi apakah Anda harus memodernisasi infrastruktur Anda, melainkan bagaimana melakukannya tanpa mengganggu operasional.
Seorang manajer IT dari perusahaan manufaktur makanan besar (5.500 karyawan, sekitar 300 VM) memberi tahu Ars Technica bahwa biaya dukungan VMware mereka meningkat empat kali lipat setelah Broadcom berhenti menjual perpetual licenses dan memaksakan langganan terpaket dengan fitur tambahan yang tidak diinginkan. Mereka berkomentar, “Mereka tidak mau menjual apa yang kami butuhkan.”
Di Sangfor Technologies, kami memberikan jawabannya. Dengan mengganti virtualisasi yang ada dengan Sangfor Hyperconverged Infrastructure (HCI), yang dibangun di atas hypervisor-nya, Sangfor aSV, perusahaan manufaktur dapat sepenuhnya menyatukan pusat data mereka, memastikan high availability, manajemen yang disederhanakan, dan pengurangan biaya yang signifikan.
Dilema IT Manufaktur: Biaya vs. Kontinuitas
Lingkungan manufaktur itu unik. Tidak seperti lingkungan kantor standar, kegagalan server di pabrik tidak hanya berarti terjadi down pada email—itu bisa berarti produksi terhenti, keterlambatan rantai pasokan, dan kerugian pendapatan yang signifikan.
Solusi virtualisasi berbasis VMware tradisional sering kali menjebak perusahaan dalam siklus:
- Total Cost of Ownership (TCO) yang Tinggi: Biaya lisensi perangkat lunak yang meningkat menguras anggaran yang seharusnya dapat digunakan untuk R&D atau otomatisasi perusahaan.
- Operational Silos: Mengelola penyimpanan, server, dan perangkat jejaring yang terpisah membutuhkan keahlian khusus dan troubleshooting yang kompleks, sehingga memperlambat waktu respons.
- Kekhawatiran Migrasi: Ketakutan bahwa berpindah dari platform yang sudah mapan akan menyebabkan downtime menghalangi peningkatan yang diperlukan.
Solusi Sangfor: Dibangun untuk Industrial Edge dan Core
Sangfor HCI bukan sekadar pengganti virtualisasi; ini adalah platform cloud computing enterprise yang dibangun di atas arsitektur yang berpusat pada bisnis. Solusi ini mengonsolidasikan compute, storage, networking, dan keamanan ke dalam satu software stack tunggal yang berjalan pada commodity hardware.
Berikut adalah alasan mengapa Sangfor HCI merupakan pilihan unggul untuk sektor manufaktur:
1. Migrasi VMware yang Mulus dengan Downtime Minimal
Transisi aplikasi manufaktur yang penting (ERP, MES, SCADA) memerlukan ketepatan yang tinggi. Sangfor menawarkan solusi VMware Alternative khusus yang dirancang untuk migrasi yang mulus dan efisien. Alat kami memungkinkan transfer beban kerja yang lancar dari platform yang ada ke Sangfor HCI, memastikan data produksi Anda tetap utuh dan downtime Anda dijaga agar tetap minimal tanpa mengganggu bisnis.
2. Keamanan Bawaan: Melindungi Smart Factory
Perusahaan manufaktur kini menjadi target utama untuk ransomware. Sangfor mengatasi hal ini melalui aSEC (Cloud Security Center), sebuah platform manajemen terpusat yang menjembatani kesenjangan antara infrastruktur dan keamanan. Tidak seperti platform virtualisasi tradisional yang memerlukan tambahan keamanan pihak ketiga, Sangfor HCI menghadirkan keamanan bawaan yang asli.
- Proteksi Tingkat Kernel: Keamanan ditanamkan langsung ke dalam kernel hypervisor, memberikan lapisan pertahanan yang tidak dapat ditandingi oleh solusi eksternal.
- Manajemen Kerentanan Tervisualisasi: aSEC menyediakan "heat map" dari seluruh environment HCI Anda, mengidentifikasi VM mana yang memiliki kerentanan yang belum ditambal atau port yang terbuka.
- Micro-Segmentation & Karantina: Jika sebuah workstation di area pabrik terserang, aSEC dapat secara otomatis memicu kebijakan micro-segmentation, mengisolasi VM yang terinfeksi untuk mencegahnya menjangkau ERP utama atau cadangan data.
3. Keandalan dan Disaster Recovery yang Tanpa Kompromi
Dalam manufaktur, uptime adalah segalanya. Sangfor HCI mencakup kapabilitas Disaster Recovery Management yang tangguh, mulai dari CDP, active-passive DR, hingga active-active stretched cluster. Dilengkapi dengan HA 2.0, beban kerja secara otomatis dimigrasikan ke node yang sehat sebelum node perangkat keras mengalami kegagalan, memastikan high availability untuk aplikasi penting bagi bisnis Anda. Ketangguhan ini melindungi bisnis Anda dari kegagalan perangkat keras yang dapat menghentikan lini perakitan. Sementara lingkungan VMware tradisional sering kali membutuhkan tambahan pihak ketiga yang kompleks untuk disaster recovery, Sangfor mengintegrasikan fitur-fitur ini secara asli. Hal ini memastikan bahwa jika satu node atau bahkan seluruh pusat data gagal, lini produksi tetap berjalan tanpa campur tangan manusia.
4. Operasional yang Disederhanakan untuk Tim IT yang Lean
Tim IT manufaktur sering kali ramping, mengelola jaringan yang luas di berbagai lokasi pabrik. Sangfor HCI menyederhanakan hal ini dengan konsol manajemen yang terpadu. Anda dapat mengelola seluruh infrastruktur Anda, dari pusat data hingga factory edge, dari satu antarmuka tunggal. Gaya manajemen "What You See Is What You Get" ini mengurangi kompleksitas operasional, memungkinkan staf IT umum untuk mengelola infrastruktur yang kompleks dengan mudah.
5. Menjamin Masa Depan dengan Kesiapan Hybrid Cloud
Saat produsen melirik cloud untuk analisis data dan AI, Sangfor HCI berfungsi sebagai fondasi yang sempurna. Solusi ini menawarkan solusi Hybrid Cloud yang menyederhanakan dan mengamankan perjalanan cloud Anda. Baik Anda menyimpan data produksi yang sensitif di lokasi (on-premise) sambil memanfaatkan cloud untuk analisis, atau mengelola lingkungan multi-situs, Sangfor memberikan fleksibilitas untuk berkembang seiring pertumbuhan pabrik Anda.
Studi Kasus: Mengapa Produsen Peralatan Masak Terkemuka di Thailand Beralih ke Sangfor
Tantangan: Seorang produsen peralatan masak terkemuka di dunia dengan basis pelanggan internasional yang sangat besar sedang berjuang dengan kompleksitas yang meningkat dan biaya pemeliharaan yang tinggi di lingkungan VMware dan physical server mereka yang sudah ada. Mereka membutuhkan platform yang dapat menangani permintaan I/O yang tinggi dari sistem ERP mereka sambil memastikan uptime 99,99%.
Solusi: Dengan bermigrasi ke Sangfor HCI, perusahaan mengonsolidasikan infrastruktur mereka ke dalam cluster berkinerja tinggi yang ramping.
Hasil:
- Pengurangan Footprint sebesar 50%: Mengurangi ruang pusat data dan biaya pendinginan.
- Peningkatan Keandalan: Integrasi HA (High Availability) dan CDP (Continuous Data Protection) memastikan bahwa data produksi mereka terlindungi dari kegagalan perangkat keras maupun kesalahan manusia.
- Manajemen yang Disederhanakan: Tim IT kini dapat mengelola compute, storage, dan keamanan dari satu antarmuka tunggal, memungkinkan mereka untuk fokus mendigitalisasi proses produksi daripada mengelola perangkat keras.
Pengakuan Industri yang Dapat Anda Percaya
Memilih penyedia infrastruktur adalah keputusan besar, namun Anda berada di tangan yang aman. Sangfor adalah pemimpin yang diakui secara global dalam infrastruktur IT:
- Pengakuan Gartner®: Sangfor ditampilkan sebagai Sample Vendor untuk VMware Alternative dalam Gartner® A Guide to Choosing a VMware Alternative dan diakui sebagai Representative Vendor dalam 2025 Gartner® Market Guide for Server Virtualization Platforms.
- Peringkat Teratas: Kami menerima Top Ratings dalam Gartner® Peer Insights™ 'Voice of the Customer' untuk Full-Stack HCIS.
- Jangkauan Global: Melayani lebih dari 27.000 pelanggan cloud di seluruh dunia dan membantu 12.000+ organisasi berhasil bermigrasi dari VMware ke Sangfor.
Pelajari Lebih Lanjut Tentang Sangfor aSV
Kesimpulan: Tingkatkan Strategi Anda Melampaui VMware
Sektor manufaktur menuntut efisiensi, keandalan, dan efektivitas biaya. Terus membayar harga tinggi untuk virtualisasi yang justru menambah kompleksitas kini tidak lagi masuk akal secara bisnis.
Sangfor HCI menawarkan jalur menuju pusat data modern berbasis perangkat lunak (software-defined data center) yang mampu menurunkan biaya, menyederhanakan manajemen, dan menjaga lini produksi Anda tetap berjalan lancar. Buka potensi virtualisasi yang siap menghadapi masa depan dengan downtime minimal, dan bergabunglah dengan para pemimpin industri yang telah melakukan transisi ke Sangfor HCI.
Siap untuk membandingkan biaya Anda saat ini dengan Sangfor HCI?
Hubungi Kami sekarang untuk berbicara dengan spesialis kami.