ZTNA vs VPN menjadi perbandingan yang sering dibahas saat membicarakan keamanan akses jarak jauh. Seiring berkembangnya model kerja hybrid dan kebutuhan akses data dari berbagai lokasi, perusahaan harus memilih solusi akses yang lebih aman, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan.

Artikel ini akan mengulas perbedaan keduanya dan membantu Anda menentukan pilihan terbaik untuk strategi keamanan siber perusahaan.

ZTNA vs VPN: Solusi Akses Jarak Jauh Mana yang Lebih Aman?

Apa Perbedaan antara ZTNA vs VPN?

Untuk memahami perbandingan antara ZTNA dan VPN secara menyeluruh, penting bagi Anda mengetahui definisi, fitur, cara kerja, dan kekurangan dari masing-masing pendekatan. Berikut ini perbedaannya:

1. Definisi

VPN (Virtual Private Network)

  • VPN adalah pendekatan koneksi jarak jauh yang mengenkripsi komunikasi antara pengguna dan jaringan internal. Setelah terautentikasi, pengguna memiliki akses luas ke sumber daya jaringan.

ZTNA (Zero Trust Network Access)

  • ZTNA merupakan pendekatan keamanan siber berbasis prinsip "jangan pernah percaya tanpa verifikasi". Akses hanya diberikan kepada pengguna berdasarkan identitas, perangkat, lokasi, dan konteks akses yang divalidasi secara terus-menerus.

Baca Juga: 11 Cara Menjaga Keamanan Jaringan Komputer: Taktik Efektif untuk Mengamankan Aset Digital

2. Fitur

VPN

  • Jalur komunikasi yang aman melalui koneksi terenkripsi
  • Otentikasi pengguna dengan kredensial
  • Akses menyeluruh ke jaringan internal
  • Berbasis gateway pusat

ZTNA

  • Autentikasi berbasis identitas dan konteks
  • Akses terkontrol ke aplikasi tertentu
  • Infrastruktur tersembunyi dari internet publik
  • Monitoring aktivitas secara real-time
  • Integrasi dengan sistem keamanan siber lainnya

3. Cara Kerja

  • VPN: Menghubungkan pengguna ke seluruh jaringan internal, seperti memberikan akses penuh pada jaringan lokal perusahaan.
  • ZTNA: Memberikan akses terbatas berdasarkan izin terdefinisi, dan setiap permintaan akses dievaluasi kembali sebelum disetujui.

4. Skalabilitas dan Performa

  • VPN: Bergantung pada infrastruktur gateway pusat yang dapat menjadi hambatan ketika jumlah pengguna meningkat secara signifikan.
  • ZTNA: Dirancang dengan arsitektur scalable dan cloud-native, sehingga dapat dioptimalkan untuk berbagai lokasi pengguna.

5. Keamanan Siber

  • VPN: Setelah koneksi terbentuk, pengguna dapat menavigasi ke berbagai sistem tanpa pembatasan, meningkatkan risiko vulnerability jika kredensial jatuh ke tangan yang salah.
  • ZTNA: Memberikan kontrol akses berbasis konteks, meminimalkan eksposur, dan membatasi pergerakan antar aplikasi yang tidak diperlukan.

6. Pengalaman Pengguna

  • VPN: Memerlukan koneksi manual yang kadang memperlambat akses karena semua traffic data harus melalui satu titik.
  • ZTNA: Memberikan pengalaman yang lebih seamless, tidak membutuhkan koneksi manual, dan disesuaikan dengan konteks pengguna.

7. Kekurangan

VPN

  • Tidak menawarkan segmentasi akses
  • Tidak optimal untuk model kerja hybrid
  • Risiko keamanan meningkat jika konfigurasi tidak presisi

ZTNA

  • Implementasi awal memerlukan waktu dan perencanaan
  • Diperlukan integrasi yang tepat antara kebijakan dan identitas pengguna
  • Tim IT perlu pelatihan untuk pengelolaan akses dan monitoring lanjutan

Baca Juga: Apa Itu MDR (Managed Detection and Response)? Keuntungan dan Cara Kerjanya

Tabel Perbandingan ZTNA vs VPN

Aspek VPN ZTNA
Pendekatan Keamanan Sekali percaya, akses menyeluruh Tidak pernah percaya, selalu verifikasi
Akses Ke seluruh jaringan Per aplikasi
Enkripsi Ya Ya
Segmentasi Akses Tidak tersedia Tersedia (berbasis identitas dan konteks)
Monitoring Aktivitas Terbatas Real-time
Skalabilitas Terbatas pada gateway Cloud-native dan scalable
Risiko Pergerakan Tinggi Rendah
Pengalaman Pengguna Koneksi manual, kadang lambat Otomatis, seamless
Efisiensi Jangka Panjang Bergantung pada skala Lebih efisien dan adaptif

Jadi, ZTNA vs VPN, Mana yang Lebih Unggul?

Jika Anda mempertimbangkan antara dua pendekatan ini, berikut alasan mengapa ZTNA semakin menjadi pilihan utama perusahaan saat ini:

  • Kontrol akses berbasis identitas dan konteks yang lebih presisi
  • Pengurangan risiko cyber threats melalui segmentasi akses
  • Performa lebih stabil tanpa bergantung pada satu titik koneksi
  • Monitoring real-time terhadap aktivitas pengguna dan ancaman
  • Kompatibel dengan model kerja fleksibel dan hybrid
  • Tidak mengekspos aplikasi ke internet publik, meminimalkan serangan siber
  • Lebih efisien untuk kebutuhan modern perusahaan

Meskipun VPN masih digunakan oleh berbagai perusahaan, pendekatan ZTNA lebih siap untuk menghadapi tantangan keamanan siber saat ini dan mendatang.

Baca Juga: Cara Cek Keamanan Data Perusahaan Anda

Perbandingan antara ZTNA vs VPN menunjukkan bahwa meskipun keduanya bertujuan memberikan akses jarak jauh, pendekatan dan hasilnya sangat berbeda.

Kini saatnya bagi Anda untuk mengevaluasi kembali sistem akses di perusahaan dan mempertimbangkan transisi menuju pendekatan yang lebih terpercaya dan adaptif.

Untuk Anda yang ingin mengimplementasikan sistem ZTNA berkualitas, Sangfor Zero Trust Guard siap membantu Anda.

Perkuat Sistem Akses Anda dengan Sangfor Zero Trust Guard

Sangfor memiliki solusi Zero Trust Network Access (ZTNA) canggih yang dirancang untuk memberikan akses aman dan adaptif ke aplikasi privat, baik di cloud publik maupun di data center perusahaan.

Keunggulan Sangfor Zero Trust Guard:

  • Minimal serangan ancaman siber
  • Mengelola akses berisiko dengan presisi
  • Mencegah pergerakan antar aplikasi
  • Monitoring dan respons real-time

Jika Anda ingin memastikan sistem akses di perusahaan tetap tangguh terhadap ancaman siber, saatnya mempertimbangkan Sangfor Zero Trust Guard sebagai solusi Anda.

Kontak Tim Sangfor sekarang juga untuk informasi lebih lanjut!

ZTNA vs VPN Frequently Asked Questions

Sangfor Access Secure and Sangfor SSL VPN solutions effortlessly integrate with existing network infrastructures. They also seamlessly integrate with diverse network components like firewalls, routers, and security devices, enabling organizations to enhance remote access capabilities while leveraging their current investments.

Implementing ZTNA and VPN solutions is not without its own challenges, such as managing user resistance during the transition, configuring access control policies correctly, scaling infrastructure, maintaining servers, and addressing security deficiencies. Therefore, professional advice and expert help are always advised to ensure smooth implementation.

Search

Related Glossaries

Cyber Security

Mobile Device Security: Key Terms & Best Practices Explained

Date : 02 Jul 2025
Read Now
Cyber Security

What is APT (Advanced Persistent Threat)

Date : 28 Mar 2022
Read Now
Cyber Security

What Is Lateral Movement in Cybersecurity?

Date : 07 Aug 2025
Read Now

See Other Product

Athena SASE - Secure Access Service Edge
Sangfor Athena NGFW - Next Generation Firewall
Sangfor Athena EPP - Platform Proteksi Endpoint Modern
Sangfor Athena NDR - Network Detection and Response
Cyber Command - NDR Platform - Sangfor Cyber Command - Platform NDR 
MDR TCO Calculator - User Input Page