Ringkas artikel ini dengan AI:
Perkembangan Artificial Intelligence (AI), cloud computing, dan cybersecurity terus mengubah cara organisasi menjalankan bisnis dan mengelola infrastruktur teknologi. Di tengah perubahan tersebut, kebutuhan terhadap technology partner yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menerapkannya untuk menjawab kebutuhan bisnis pelanggan, menjadi semakin penting.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Sangfor Technologies kembali memperkuat kompetensi ekosistem partner melalui Sangfor Partner Bootcamp 2026 yang diselenggarakan pada 16–17 September 2026 di Swiss-Belinn Bogor, Jawa Barat.
Mengusung tema “Empowering Partner Champions”, program ini diikuti oleh 78 peserta dari 45 ekosistem partner Sangfor. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai cloud infrastructure, AI, dan cybersecurity melalui kombinasi pembelajaran, technical workshop, hands-on experience, serta exam.

Dari Knowledge ke Hands-on Experience
Memahami teknologi secara teori merupakan langkah awal. Namun, bagi technology partner, kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata menjadi bagian yang tidak kalah penting.
Inilah yang menjadi salah satu fokus utama Sangfor Partner Bootcamp 2026.

“Sangfor Partner Bootcamp 2026 tidak hanya berfokus pada knowledge expansion, tetapi juga membekali para partner dengan hands-on experience untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai case yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Kami ingin memastikan partner memiliki pemahaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga kemampuan praktis untuk mengimplementasikan solusi secara tepat,” ujar Paul Xu, Presales Director Sangfor Indonesia.
Pendekatan hands-on ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menguji pemahaman mereka sekaligus berlatih menghadapi berbagai skenario teknis yang dapat ditemui dalam implementasi solusi.
Hari Pertama: Cloud Infrastructure dan AI
Hari pertama Sangfor Partner Bootcamp 2026 berfokus pada cloud infrastructure dan Artificial Intelligence.
Peserta mendapatkan materi yang mencakup Enterprise Data Storage, Hyper-Converged Infrastructure, dan Artificial Intelligence. Berbagai materi tersebut memberikan pemahaman mengenai infrastruktur teknologi serta solusi yang dapat mendukung organisasi dalam mengadopsi teknologi generasi baru.
Perkembangan AI dan cloud membuat organisasi membutuhkan infrastruktur yang semakin adaptif. Karena itu, pemahaman terhadap fondasi infrastructure menjadi salah satu kompetensi penting bagi partner dalam membantu pelanggan merancang dan mengembangkan lingkungan IT mereka.
Hari Kedua: Memperkuat Kompetensi Cybersecurity
Memasuki hari kedua, fokus pembelajaran beralih ke cybersecurity.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai SD-WAN, Firewall, dan Security Operations. Materi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman partner terhadap aspek keamanan, konektivitas, serta kemampuan organisasi dalam menghadapi dan merespons berbagai tantangan keamanan siber.
Dengan semakin kompleksnya ancaman siber, cybersecurity tidak lagi menjadi aspek yang berdiri sendiri. Keamanan perlu menjadi bagian integral dari strategi transformasi digital organisasi.
Karena itu, partner memiliki peran penting dalam membantu pelanggan memahami kebutuhan keamanan sekaligus menentukan solusi yang sesuai dengan kondisi dan tantangan bisnis mereka.

Learning, Workshop, dan Exam dalam Satu Program
Salah satu bagian penting dari Sangfor Partner Bootcamp 2026 adalah kombinasi antara knowledge sharing, technical workshop, hands-on learning, dan exam.
Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. Peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama bootcamp dan menguji pemahamannya melalui exam.
Dengan format tersebut, program diharapkan dapat membantu partner memperkuat kompetensi teknis sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.
Mengapa Kompetensi Partner Semakin Penting?
Transformasi digital tidak hanya berbicara tentang mengadopsi teknologi baru. Organisasi juga perlu memastikan bahwa teknologi tersebut dapat diterapkan secara tepat dan memberikan manfaat bagi kebutuhan bisnis.
AI dan cloud terus mengubah cara perusahaan menjalankan operasional dan mengelola infrastruktur IT. Pada saat yang sama, meningkatnya ancaman cybersecurity membuat aspek keamanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi digital.
Dalam kondisi tersebut, technology partner memiliki peran yang semakin strategis.
Partner tidak hanya berperan dalam memperkenalkan solusi teknologi, tetapi juga perlu memahami kebutuhan pelanggan, memberikan konsultasi, membantu proses implementasi, serta memberikan dukungan yang relevan.
Karena itu, membangun kompetensi partner menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem teknologi yang mampu mengikuti perkembangan industri.
Membangun Partner yang Lebih Siap Menghadapi Perubahan
Melalui Sangfor Partner Bootcamp 2026, Sangfor terus memperkuat ekosistem partner di Indonesia melalui pengembangan technical knowledge, practical skills, dan sales enablement.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Sangfor untuk membantu partner berkembang bukan hanya sebagai pihak yang memahami teknologi, tetapi sebagai technology partner yang mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
Melalui tema “Empowering Partner Champions”, Sangfor mendorong partner untuk terus mengembangkan pengetahuan, pengalaman, dan kema