Perbedaan multi cloud dan hybrid cloud menjadi hal penting yang harus dipahami oleh perusahaan modern yang sedang mengevaluasi strategi infrastruktur IT. Dalam era transformasi digital yang serba cepat, pemanfaatan layanan cloud tidak lagi sebatas pilihan, tetapi menjadi kebutuhan.

Namun, mana yang cocok dengan bisnis Anda? Simak perbedaannya di bawah ini.

8 Perbedaan Multi Cloud dan Hybrid Cloud: Mana yang Cocok untuk Perusahaan Anda?

Apa Perbedaan Multi Cloud dan Hybrid Cloud?

Untuk memilih pendekatan cloud yang sesuai, Anda perlu memahami apa perbedaan multi cloud dan hybrid cloud dari sisi struktur, integrasi sistem, pengelolaan workload, hingga strategi keamanan siber. Berikut ini penjelasannya:

1. Definisi

  • Multi Cloud: Strategi yang menggunakan dua atau lebih penyedia cloud publik yang berbeda, seperti AWS, Azure, atau Google Cloud, untuk menjalankan aplikasi dan workload secara terpisah.
  • Hybrid Cloud: Kombinasi cloud publik dan cloud privat (misalnya, infrastruktur lokal) yang saling terintegrasi dan dapat berbagi workload sesuai kebutuhan perusahaan.

Baca Juga: SD-WAN: Fungsi dan Cara Kerjanya untuk Optimalisasi Jaringan Modern

2. Tujuan Implementasi

  • Multi Cloud: Bertujuan untuk menghindari ketergantungan pada satu vendor, meningkatkan performa operasional, dan memilih layanan terbaik berdasarkan kebutuhan spesifik workload.
  • Hybrid Cloud: Dirancang untuk memungkinkan integrasi sistem lokal dengan public cloud guna memperoleh kontrol data yang lebih presisi serta efisiensi sumber daya.

3. Integrasi Sistem

  • Multi Cloud: Tidak mengharuskan konektivitas antar cloud; masing-masing berjalan secara independen dan dikelola terpisah.

4. Pengelolaan Workload

  • Multi Cloud: Workload dikelola terpisah sesuai kemampuan tiap cloud.

5. Keamanan dan Kepatuhan

  • Multi Cloud: Keamanan siber dikendalikan oleh masing-masing vendor, dan diperlukan pengaturan mandiri untuk kebijakan akses dan perlindungan data.

6. Kompleksitas Pengelolaan

  • Multi Cloud: Cenderung lebih kompleks karena membutuhkan pemantauan dan pengelolaan terpisah untuk setiap penyedia cloud.

7. Skalabilitas dan Fleksibilitas

  • Multi Cloud: Sangat fleksibel dalam memilih layanan spesifik dari berbagai vendor.

8. Efisiensi Biaya

  • Multi Cloud: Jika tidak dikelola dengan strategi terstruktur, biaya dapat meningkat karena duplikasi layanan.

Baca Juga: 10 Manfaat Cloud Computing bagi Perusahaan Anda!

Tabel Perbandingan Multi Cloud vs Hybrid Cloud

No

Aspek

Multi Cloud

Hybrid Cloud

1

Definisi

Penggunaan beberapa cloud publik dari vendor berbeda

Gabungan cloud publik dan privat yang saling terintegrasi

2

Tujuan Implementasi

Menghindari ketergantungan pada satu vendor dan mengoptimalkan layanan

Mengintegrasikan sistem lokal dengan cloud publik secara fleksibel

3

Integrasi Sistem

Tidak memerlukan integrasi antar cloud

Memerlukan integrasi dan orkestrasi lintas cloud

4

Pengelolaan Workload

Dikelola terpisah sesuai kemampuan tiap cloud

Workload dapat berpindah antara privat dan publik sesuai kebutuhan

5

Keamanan dan Kepatuhan

Bergantung pada kebijakan masing-masing vendor cloud

Memberikan kontrol lebih tinggi terhadap data sensitif

6

Kompleksitas Pengelolaan

Kompleks karena dikelola secara terpisah

Lebih efisien dengan platform manajemen cloud terpusat

7

Skalabilitas & Fleksibilitas

Sangat fleksibel dalam memilih layanan spesifik dari berbagai vendor

Fleksibel untuk workload jangka pendek dan panjang secara terkontrol

8

Efisiensi Biaya

Potensi pemborosan tanpa strategi manajemen yang tepat

Pengeluaran lebih terkendali melalui optimalisasi penempatan workload

Kapan Harus Menggunakan Hybrid Cloud atau Multi Cloud?

Setelah memahami perbedaan konsep, kini saatnya membahas kapan harus menggunakan hybrid cloud atau multi cloud.

Pilihan ini tidak hanya bergantung pada skala perusahaan Anda, tetapi juga pada regulasi industri, kompleksitas data, dan kebutuhan skalabilitas jangka panjang. Berikut hal yang perlu Anda perhatikan:

1. Waktu yang Tepat Menggunakan Hybrid Cloud

  • Pengelolaan Data Sensitif: Perusahaan dengan data yang sifatnya strategis atau harus diproses secara lokal (misalnya sektor keuangan atau kesehatan) lebih tepat menggunakan hybrid cloud untuk menjaga privasi data.
  • Kebutuhan Integrasi Sistem Lokal: Perusahaan yang sudah memiliki infrastruktur IT lokal dapat memperluasnya dengan cloud publik tanpa harus migrasi total.
  • Kepatuhan Regulasi: Jika Anda berada dalam industri yang harus mematuhi aturan lokasi penyimpanan data atau sertifikasi khusus, hybrid cloud memberi fleksibilitas dalam pengendalian data.

Baca Juga: 7 Fungsi Data Center untuk Bisnis Digital

2. Waktu yang Tepat Menggunakan Multi Cloud

  • Diversifikasi Risiko Vendor: Multi cloud cocok jika Anda ingin memastikan ketersediaan layanan tetap terjaga meskipun salah satu penyedia mengalami downtime.
  • Optimasi Layanan dan Biaya: Dengan memilih public cloud terbaik untuk layanan spesifik (misalnya AI, database, atau analytics), Anda dapat mencapai efisiensi kinerja dan anggaran.
  • Operasional Global: Bila perusahaan Anda melayani wilayah geografis berbeda, multi cloud memungkinkan pengelolaan workload terdistribusi di berbagai pusat data global.

Jika Anda mencari pendekatan cloud yang fleksibel namun tetap terstruktur dan efisien, Sangfor Hybrid Cloud merupakan solusi tepat untuk mengelola aplikasi dan data perusahaan Anda secara optimal.

Sangfor Hybrid Cloud: Solusi Tepat untuk Infrastruktur Cloud yang Fleksibel dan Terkelola

Dalam menghadapi tantangan pengelolaan cloud yang dinamis, Hybrid Cloud Computing dari Sangfor dapat menjadi solusi yang tepat.

Sangfor menawarkan kemampuan untuk menjalankan aplikasi on-premise maupun off-premise sesuai kebutuhan, dengan nilai penggunaan yang optimal bagi perusahaan Anda.

Beberapa keunggulan utama yang ditawarkan Sangfor:

  • Platform manajemen cloud terpusat yang memudahkan pengawasan dan pengaturan infrastruktur cloud secara menyeluruh.
  • Next Generation Converged Digital Infrastructure (NG-CDI) untuk mendukung VM dan Container dalam satu arsitektur cloud yang homogen.
  • Fleksibilitas desain workload, memungkinkan pembagian aplikasi secara efisien antara cloud private dan cloud public.
  • Efisiensi adopsi cloud melalui model yang dapat disesuaikan dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.

Untuk informasi dan kebutuhan lebih lanjut, kontak Tim Sangfor dan temukan solusi cloud hybrid yang tepat untuk pertumbuhan perusahaan Anda!

Search

Related Articles

Cloud and Infrastructure

Membangun Pabrik Masa Depan: Mengapa Perusahaan Beralih VMware ke Sangfor Virtualization

Date : 03 Feb 2026
Read Now
Cloud and Infrastructure

Enhancing Data Sovereignty with Sangfor and Veeam’s Resilience‑Centric Framework

Date : 02 Feb 2026
Read Now
Cloud and Infrastructure

Biaya Lisensi VMware dan Risiko Jangka Panjang bagi Perusahaan

Date : 28 Jan 2026
Read Now

See Other Product

Sangfor Application Delivery (AD) Product Series
VMware Replacement
Sangfor Kubernetes Engine (SKE)
Sangfor Database Management Platform (DMP)
aStor
Sangfor HCI - Hyperconverged Infrastructure